Archive for the ‘Berita’ Category

Ki Manteb: PKS Pancen OYE!

Islamedia – Apa yang bisa didebat lagi soal tudingan bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) antikesenian ketika wayang pun sudah dirambah. Bagaimanapun, wayang adalah simbol yang sangat Jawa dan kental budaya. Pujian pun meluncur dari mulut dalang kondang Ki Manteb Sudarsono.

“Siji-sijine partai sing maringi penghargaan kanggo dalang yo mung PKS (satu-satunya partai yang memberi penghargaan kepada dalang hanya PKS),” kata Ki Manteb Sudarsono, Jumat (25/2) malam. Di sela-sela musyawarah kerja nasional PKS, Ki Manteb ndhalang semalam suntuk mengambil lakon “Bima Bangkit”.

Ki Manteb mendapat penghargaan PKS Award di ajang Musyawarah Nasional (MUNAS) II PKS di Jakarta Juni 2010. Yaitu, untuk kategori budayawan yang menyuarakan keadilan dan memberi solusi terhadap permasalahan negara tanpa menggurui melalui media wayang.
(more…)

Ya, Saya ‘Orang PKS’, So What? (catatan Partisipasi Mukernas PKS JOGJA 2011)

Oleh : Vida Robi’ah Al-Adawiyah

Orang 1 : “Oooo ternyata kamu anak PK tho, Vid? Penampilanmu beda ya! Keseret juga ya ke partai” sindir teman saya itu, saat itu masih kuliah dan saya ‘masih hijau’ dalam barisan ini. lalu diapun tak lagi ‘hangat’ pada saya. Dahulu, masih PK.Ucapannya selalu sinis. Lha saya? biasa aja toh orang-orang yang ‘menyeret’ saya juga dikenal orang-orang yan baik dan santun?! hehe

Orang 2 : “Mbak Vida aktivis PKS juga tho ternyata? Saudara saya juga lho mbak, trus pas saya pindah ke Medan, ternyata guru ngaji saya juga PKS…” dia –juga teman saya- meskipun usianya lebih muda. Gadis muda itu,meskipun menurutnya pemahaman Islmanya ‘biasa’ aja, tapi dia juga oke-oke saja saat tau saya –critanya- kader PKS

Orang 3 : “Subhanallah Vida, kowe tuh caleg PKS juga tho kemaren. Sayang ya Vid, aku di Jakarta. Waduh bapakku sih karena walikota dia milih Jokowi, nyontrengnya ya partainya Jokowi Vid, gak ngerti sih kalo pemilihannya beda. tapi seneng lho Vid sama anak2 PKS dari di kampus emang kliatan ya?” Dan sahabat saya yang selalu mengucap ‘subhanallah’ itupun selalu bersemangat setiap kali saya direct selling saat pemilu. Dan hingga kini,persahabatan kami sehangat mentari haha.
(more…)

Pembukaan Mukernas PKS



Rekaman Pembukaan Mukernas 2011

Al-Ikhwan Al-Muslimun Tentang Lengsernya Hosni Mubarak dan Rezimnya

*“Katakanlah (Muhammad), Ya Allah Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan
kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan
dari siapapun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau
kehendaki dan Engkau hinakan siapapun yang Engkau kehendaki. Di tangan
Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
*(QS. Ali Imran: 26)
(more…)

Fa’tabiru ya ulil abshar

Cairo, Demo Spektakuler, demo terbesar yang pernah ada di seluruh dunia, dan
membutuhkan waktu lama, 18 hari berturut-turut. Itulah yang terjadi di Mesir.
Ada kekuatan besar yang mengorganisir dibalik gerakan rakyat tersebut. Puluhan
juta
rakyat mesir dari berbagai ragam agama, profesi, jenis kelamin mampu
dimobilisasi dengan sangat rapi. Ad yang suplai logistic, ada yang
menyiapkan informasi terbaru, ada yang bertugas keamanan, ada yang
menajdi orator, ada kelompok yang membersihkan sampah-sampah di
jalanan… dst. Bahkan ada kelompok-kelompok yang menjaga
tempat-temapt ibadah, khususnya gereja selama 24 jam, agar tidak
dirusak oleh pemerintah, namun akhirnya dialamtkan kepada para
pendemo.
(more…)

Kronologi Mesir Akhir Januari 2011

Gerakan revolusioner kaum pekerja dan pemuda Tunisia menjadi inspirasi di Afrika Utara dan Jazirah Arab. Bak virus, dalam waktu sebulan, gerakan prodemokrasi menyebar dan tidak terbendung ke sejumah negara, seperti Mesir, Yordania, Arab Saudi, Oman, Sudan, Mauritania dan Aljazair (lihat Tempo, 6 Feb 2011, hal 103). Letupan kekecewaan massa di Tunisia menjadi mimpi buruk bagi pemimpin otoriter di kawasan ini. Rakyat Mesir menghadapi keluhan yang sama seperti Tunisia : lonjakan harga pangan, kemiskinan, pengangguran dan pemimpin otoritarian.
(more…)

PKS Desak Nurdin Halid Diganti Profesional

Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera mendesak evaluasi total di tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) paska kekalahan Timnas sepakbola Indonesia dalam leg pertama final AFF menghadapi Malaysia. “Evaluasi total di PSSI harus dilakukan. Kepemimpinan PSSI juga harus dievaluasi, seharusnya Ketua PSSI dari kalangan profesional jangan politisi,” ujar Sekjen PKS, Anis Matta, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/12/2010).

Menurut Anis, kepemimpinan PSSI kerap mengecewakan masyarakat. Yang terkini, PSSI telah mengecewakan ribuan pengantre tiket final piala AFF yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno.

“Ya masalah urusan karcis saja susah sekali. Hari ini dunia sudah maju masa mengantre tiket sampai sakit dan ada pemulung meninggal,” keluh Anis.

Anis berharap PSSI melakukan pembenahan total. Diharapkan PSSI menjadi wadah sepakbola Indonesia yang maju dan bebas intervensi parpol manapun.

“Saya berharap parpol dijauhkan dari aktivitas olah raga,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan desakan agar Nurdin Halid mundur terus diteriakkan dimana-mana. Desakan ini dikarenakan dalam pertandingan final leg pertama AFF Suzuki Cup di Stadion Bukit Jalil semalam, timnas kebanggaan Indonesia dipaksa menyerah 0-3 oleh tuan rumah Malaysia. Pertandingan sempat terhenti 6 menit pada babak kedua akibat ulah suporter Malaysia yang menyorotkan laser ke beberapa pemain Indonesia sehingga mengganggu jalannya pertandingan.

Sumber: detik.com

Tips Bergaul Ketika Musim Natal Tiba

Setiap menjelang Natal, sebagian Muslim ada yang merasa dipojokkan tuduhan “tidak toleran”.

Ada “Tips Syariat Islam” dalam bergaul dengan orang non-Muslim Setiap menjelang Natal, sebagian Muslim ada yang merasa dipojokkan tuduhan “tidak toleran” jika tidak mengucapkan “Selamat Natal” kepada teman atau kenalan yang beragama Kristen. Padahal, cara-cara seorang Muslim bergaul dengan para pemeluk Kristen atau agama lain dibimbing oleh syari’ah untuk diamalkan sepanjang waktu, bukan hanya untuk hari yang satu itu.

Pada dasarnya, Allah menyukai jika hambanya berbuat baik kepada sesama manusia, siapapun dan apapun agamanya selama tidak menampakkan permusuhan terhadap Islam.

“Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” ( terjemahan surat Al-Mumtahanah [60]: 8 )

(more…)

56948_hilmi_aminuddin__tifatul_sembiring__hidayat_nur_wahid_dan_salim_segaf_al_jufri

PKS AKAN MENGUKIR SEJARAH

Kehidupan sejarah manusia mirip permainan sepak bola. Dalam sepak bola selalu ada pemain, komentator dan penonton. Begitupun dalam sejarah manusia, selalu ada pelaku sejarah, ahli sejarah dan penyimak sejarah. Pelaku sejarah dapat diibaratkan para pemain sepak bola. Merekalah yang berjibaku di lapangan menciptakan gol atau kebobolan gol. Dikagumi dan tak jarang dicaci-maki. Merekalah yang menciptakan persitiwanya.

Lalu para komentator memberikan penilaian tentang peristiwa tersebut. Seperti ahli sejarah, para komentator itu biasanya merasa paling benar dalam memandang setiap peristiwa yang telah terjadi di lapangan. Dan seringkali mereka tak perlu merasa berdosa, jika ternyata komentar-komentar mereka jauh dari kebenaran. Apalagi jika tim yang dihujat oleh sang komentator ternyata berdiri sebagai pemenang di akhir pertandingan. Dan yang pasti, mereka tak pernah berkontribusi apa-apa dalam menciptkan persitiwanya.
(more…)

lutfi-hasan-ishaaq1

Lutfi Hasan Ishaaq: PKS Siap Bekerjasama dengan DDII

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siap menjalin kerjasama dengan berbagai kelompok masyarakat, apalagi ormas-ormas Islam, yang langsung ataupun tidak ikut berperan serta dalam pencapaian posisi politik PKS saat ini. Untuk itu PKS membuka pintu untuk komunikasi dan kerja sama dalam bingkai keumatan dengan berbagai ormas Islam. “Silakan capaian politik yang kami dapat dimanfaatkan oleh ormas Islam,” kata Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ketika melakukan kunjungan silaturahim ke Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Rabu (29/9) di Jakarta.

Lutfhi mengemukakan, saat ini PKS memiliki empat menteri, 57 anggota DPR, 1.300 anggota dewan di daerah tingkat I dan II, dan sejumlah kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Semua itu, katanya, terbuka untuk berkomunikasi dan bekerjasama dengan beragam kelompok masyarakat, termasuk ormas Islam. “Silakan berkomunikasi dengan mereka semua apabila ada persoalan-persoalan yang perlu dibantu,” katanya. (more…)

Switch to our mobile site